Luna Kelam

Posted: November 30, 2010 in Lyric

Sadarkah kau Luna Kelam_
Apa yang t’lah kau sengatkan_
Pada jiwa bintang malam_
Kini mereka takkan mampu bersyair sebelum melihat kau bercahaya_

Dengar ini Luna Kelam_
Jiwaku di genggamanmu_
Bawa saja pergi kemana kau suka_
Ku tak lagi membutuhkannya jika kau tak lagi ada di sini_

Sejak engkau menyapaku hatimu menjadi incaranku_
Hanya engkau yang memiliki tatapan yang meluluhkan dunia_

Komentar
  1. Menyela « kiddzone mengatakan:

    [...] Langit terbatuk pelan_ Cukup pelan hingga mampu membangunkan lamunanku_ Tersadar bahwa mataku hanya berjarak 60 centimeter dari layar kristal berpendar yang semakin lama semakin menggerus jarak pandangku dan pencitraanku tentang malam_ Kini pandanganku terantuk pada white board di dinding sebelah utara kamarku_ Terpampang “tomorrow, eyes check up”_ Dan besok, aku tak akan peduli, walau langit mengeluarkan dahaknya atau angin menari-nari tanpa toleransi sekalipun tak ada kata nanti untuk memeriksakan mataku ini, sudah tertunda seminggu janji pertemuanku dengan dokter mata GMC dan kali ini harus berhasil_ Mataku kian memburuk, hal yang kubanggakan mulai pupus_ Kembali melamun, seraya melantunkan Luna Kelam_ [...]

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s